Description

"Who you are, depends on what do you think about GOD and yourself."

#KotakAjaib
Copy-Paste boleh, asal cerdas! Jangan lupa cantumkan sumbernya ya...
http://tanpa-inspirasi.blogspot.com/

Saturday, April 25, 2015

Aku dan Negeri Bertuah

Pecah...
Sudah lama aku menantinya
Cerita ini terulang dengan indahnya
Aku iri pada mereka yang selalu ada bagi bangsa
Pencarian jati diri ini dimulai ketika negeri berada di dalam cengkeraman

Enyah...
Penjajah tak ada lagi kini
Hanya tinggal puing puing lara yang abadi
Tapi sekali lagi aku merasa sakit hati
Pada mereka yang mampu berjuang memberi arti

Lumrah...
Pantas saja kami diincar
Karena aku juga baru sadar
Ternyata bangsa ini berpotensi besar
Tak hanya bisa gusar dan mencecar tapi berani membongkar

Cerah...
Masa kelam telah punah
Rasa iri ini telah hilang musnah
Tak hanya mampu gegabah dan menyergah
Aku telah sepenuhnya menjejak tanah

Berkah...
Pahamilah bahwa ini bukan sekedar pemberian
Ini sebuah perjuangan panjang yang melelahkan
Bukan hadiah ataupun kado kekalahan
Inilah jawaban dari pemikiran panjang tentang kemerdekaan

Merah...
Warna keberanian yang tak padam
Selalu berkibar tanpa bergumam
Ada di pucuk tertinggi tiang andang-andang
Bersanding dengan putih sang suci dalam renungan

Patah...
Berulang kali keberanian ini memudar
Bagai singa tanpa cakar
Andai para pejuang masih ada untuk bersandar
Ah bodoh! Sekarang akulah yang berpendar

Indah...
Bukan tentang apa yang telah terjadi
Janji ini telah terpatri dalam hati
Tak hanya menjadi seonggok babi tak bernyali
Karena ini Indonesia, dan aku tak bangsai

Rekah...
Bersiap untuk berkiprah
Bukan hanya menggubah atau juga berkilah
Karena rahasia akan segera terdedah
Tentang istimewanya negeri ini MashaAllah

Saturday, April 18, 2015

Titipan Cinta untuk HMMT (edisi PMO 2015)

PROLOG
     Selalu seperti ini, baperan! Iya, baper (bawa perasaan), setiap apa-apa yang mau mencapai ujung selalu dibawa baper. Gimana enggak? Setahun lalu moment ini juga yang menggalaukan, pasca LKMM TM XIII FTI-ITS, aku mutusin ikut PMO HMMT gara-gara berniat “melanjutkan estafet kepengurusan HMMT”. Yah meski urung, setidaknya tetep aja kebawa aja bapernya (lagi).

    Kini giliran kami, para pengurus inti HMMT FTI-ITS, kabinet Totalitas 2014/2015 yang digawangi Ucup (Yusuf Sultoni) sebagai kahima terpilih, untuk menjadi SC (Steering Commitee) dan panitia inti dari pelatihan dan pembekalan formal terakhir bagi adik-adik MT15. Mereka yang saat ini menjadi staf tak ubahnya seperti kami tahun lalu, banyak yang harus dipelajari dan didapatkan, digali, dan dikantongi, terutama tentang organisasi, dan lebih spesifik lagi tentang HMMT. Tahun ini kami membaca peluang ke”baper”an di diri mereka (staf MT15). Dari hasil analisis ARM (Analisis Raw Material) staf dan dirapatkan berkali-kali, dengan mengadopsi beberapa materi LKMM TM ITS dan beberapa materi PW (Pengembangan Wawasan) yang kami fokuskan pada ke-HMMT-an, akhirnya kami memutuskan sebuah tema unik, CINTA: Ekspresi Totalitasku untuk HMMT. Seolah lempeng ya temanya? Nggak juga kok, di PMO kali ini kami memilih sepenuhnya pendekatan perasaan ke peserta. Dari mulai dasaran kami yang secara sepenuh hati dan totalitas memberikan yang terbaik bagi peserta sejak proses pengumpulan berkas hingga pelatihan, kami juga menghadirkan sebuah sesi khusus tanpa nama. Sebenernya sih judulnya “kontemplasi” tapi berujung pada rencana B yang kami (SC) buat, yaitu sesi Curhat. Apa saja isinya cukup antara kami saja yang tahu, yang pasti sesi itu berakhir hingga larut malam (dini hari).
     Sekilas sih tak ada yang spesial tentang itu semua, hanya sebuah pelatihan yang kami konsep, lalu kami berikan pada adik-adik kami. Cukup!
   Ya memang hanya itu tujuannya. Akan tetapi (aku bilang) efek sampingnya adalah, kami memberikan sebuah penanaman lebih kepada calon pemegang estafet HMMT ke depan untuk lebih mengerti tentang HMMT. Itulah yang menjawab mengapa kami harus repot-repot menghadirkan mas Muhammad Atha Illah sebagai pemateri. Secara pribadi aku bangga, staf-stafku yang notabene adalah para manusia “tidak suka” pelatihan mau mengikuti PMO ini. Dan dari sana timbul harapan besar pada mereka, juga kegundahan hati mereka sendiri, tentang jabatan, amanah, dan posisi strategis di HMMT. Aku membiarkannya demikian, karena memang rasa itu haruslah ada, demi keberlangsungan HMMT menuju generasi selanjutnya, dan untuk perputaran roda organisasi kebanggaan kami ini.
     Mungkin tak banyak yang bisa kami berikan, tapi setidaknay inilah curahat cinta kami kepada HMMT, juga kepada kalian para staf MT15. Semoga kita semua lancar dalam menjalani akhir kepengurusan ini. Semangaaaat!!!

EPILOG
     Mau tak mau kondisi ini akan selalu ada, kondisi di mana seorang kakak memberikan pembekalan formal terakhir pada adik-adiknya. Tapi ketahuilah, bahwa pembekalan formal bukan menjadi akhir dari komunikasi dan pembelajaran yang akan kami berikan kepada kalian, adik-adik staf HMMT FTI-ITS 2014/2015.

Wanna support???